Pengakuan Ana, Hijabers Korban Poligami yang Videonya Populer di Internet

 
 
Healmagz.com- Beberapa hari ini beredar video mengharukan tentang wanita yang menjadi korban poligami. Video tersebut populer di jejaring sosial dan disebarkan oleh para pengguna internet. Video dengan gambar hitam-putih itu dibuat oleh wanita berhijab asal Gorontalo, Ana Abdul Hamid.

Ketika diwawancarai Wolipop, Ana pun bersedia berbagi kisahnya. Wanita 26 tahun ini mengatakan bahwa ia terpaksa menyetujui suaminya, Erik, menikah lagi. Kala itu sang suami diharuskan menikah secara hukum oleh keluarga wanita yang kini telah menjadi istri kedua.

Pilihan berat bagi Ana untuk berpisah sehingga ia pun memberikan izin secara hukum pasangan mempunyai istri lagi. Namun tidak untuk hatinya. Wanita yang dua hari lagi akan melahirkan anak ketiganya itu mengatakan tidak ikhlas bila suaminya juga dimiliki oleh perempuan lain.

"Saat itu posisinya memang harus poligami, waktu itu rasa sayang saya dengan suami besar sekali, mau nggak mau saya harus bisa terima. Setelahnya saya berusaha menjalani, tapi ternyata berat," ujar Ana saat dihubungi Wolipop, Jumat (23/10/2015).

Ana mengaku sudah mengetahui hubungan gelap suaminya dengan wanita lain sejak lama sebelum menyetujui Erik berpoligami. Saat tahu pasangan selingkuh, wanita yang sedang melanjutkan pendidikan S2 di bidang hukum tersebut merasa sangat sedih dan terpuruk. Belum selesai dengan kesedihannya, ia harus menyetujui suami menikah dengan wanita lain.

Setelah menjalani hidup dalam lingkungan poligami, Ana mengaku akhirnya tidak kuat. Ia pun mengajukan gugatan cerai kepada suaminya tepat di usia kelima pernikahannya. Wanita yang menempuh pendidikan di Universitas Hasanuddin itu juga membuat video berisi curahan hatinya untuk suami.

Tak disangka video tersebut seperti virus yang menyebar dengan cepat di internet. "Nggak pernah menyangka sampai banyak hubungi tanya soal video itu karena sebenarnya ulang tahun pernikahan kita yang kelima tanggal 20 Oktober. Setiap tahun saya dan suami selalu buat video anniversary. Kalau tahun-tahun sebelumnya berisi foto-foto kita waktu nikah, punya anak, nah video terakhir ini memang buat suami yang menunjukkan kalau aku sudah yakin sama keputusanku jadi sesuai ritual kita, aku buatkan video terakhir berisi curahan hatiku," jelas Ana.

Setelah video beredar, banyak respon positif maupun negatif ditorehkan pada jejaring sosial Ana. Beberapa orang ada yang tidak menyukai isi videonya dan menuding Ana hanya mencari popularitas semata terutama karena ia mencantumkan nama akun Instagram pribadinya. Menanggapi hal itu, Ana menekankan kalau ia tidak ada niat agar bisa menjadi terkenal.

Ia hanya ingin menuangkan isi hati untuk suaminya. Sebelum menyebarkan video di jejaring sosial, Ana juga sudah berdiskusi dahulu dengan keluarga. Tidak hanya keluarganya tapi juga pihak suami. Mereka mendukung Ana mengunggah video tersebut ke media sosial dengan tujuan agar suaminya sadar.

"Dari suami sendiri memang nggak ada masalah, ipar-ipar justru mendukung katanya biar orang-orang komentar di situ biar suamiku baca dan bisa sadar kesalahan-kesalahannya," tambahnya kemudian.

Kini Ana sudah memutuskan bercerai dan pilihannya itu tidak bisa diubah. Meskipun suaminya tidak ingin berpisah tapi ia sudah tak bisa menjalani rumah tangga dengan adanya wanita lain. Ana mengaku merasa lebih tenang setelah memutuskan untuk bercerai walau ia sedang hamil. Justru perceraian membuat batinnya lebih tenang.

"Dalam lingkaran poligami ini bahagianya sebentar tertekannya lama, cemburu pasti ada, siapa yang rela melihat suamiku jalan sama wanita lain walaupun sekarang itu istrinya, siapa yang rela bapak dari anak-anakku punya anak dari wanita lain, cemburu pasti dan saya sudah nggak sanggup bertahan," pungkas Ana.Wolipop.com

Subscribe to receive free email updates:

1 Response to "Pengakuan Ana, Hijabers Korban Poligami yang Videonya Populer di Internet"

  1. Daster dipinjem wanita lain aja gak sreg apa lagi suami ya?

    BalasHapus