Ditantang Atasi Masalah Kependudukan, 120 Penggiat IT Makassar Bersaing Ciptakan Aplikasi



Healmagz.com  -  Sebanyak 120 penggiat IT dan developer hadir di kontes Hackathon 2.0 di gedung Telkom Digital Innovation Lounge (DILO) Makassar Jl Dr Sam Ratulangi No 68, Sabtu (24/10/2015).
Mereka dibagi dalam 40 kelompok, dan berkompetisi membuat aplikasi.
Acara ini bertema kependudukan.
Para IT dan developer ditantang untuk menghadapi isu kependudukan seperti KTP, BPJS, akta kelahiran, warga miskin/dhuafa, anak putus sekolah, anak berprestasi/berpotensi, antrean rumah sakit, pencarian kerja dan juga pengangguran.
Para peserta dituntut membuat aplikasi untuk menjawab masalah kependudukan tersebut. Aplikasi dinilai inovatif bakal menjadi juara.
Juri Hackathon Merdeka 2.0 Achmad Sugiarto Event ini untuk mendorong talenta pemuda dibidang digital prenuer. Dari sini bisa lahir tenaga IT yang profesional yang bisa membangun bangsa.
"Kami sangat apresiasi ini. Disini ajang kompetisi penggiat IT, para developer ditantang dalam waktu 1 X 24 jam bisa menghasilkan satu aplikasi sesuai tema yang mensolusikan masalah kependudukan," jelasnya.
Kompetisi Hackaton kali ini serentak dogelar di 28 kota di Indonesia. Kompetisi Internasonal ini diikuti sekitar 1700 peserta yang terbagibdalam 620 tim. Kompetisi ini diklaim terbesar didunia.
Juara dikompetisi ini berhak mewakili Sulsel untuk berkompetisi di tingkat nasional dan bertemu demgan perwakilan tiap daerah. Tribunnews.com

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Ditantang Atasi Masalah Kependudukan, 120 Penggiat IT Makassar Bersaing Ciptakan Aplikasi"

Posting Komentar